Mencegah penularan virus corona

mencegah penularan virus corona
Mencegah penularan virus corona

Bismillahirrahmanirrahiim

Menurut data sebaran dari laman covid19.go.id, tertanggal 9 Februari 2021 terjadi penambahan kasus 8.242 sehingga menjadi 1.166.079 orang terkonfirmasi. Kasus aktif sebesar 172.288 atau sebesar 14,7% dari yang terkonfirmasi. Kasus kesembuhan sebesar 963.028 atau 82,6% dari terkonfirmasi. Kasus meninggal sebesar 31.763 orang atau 2,7% dari terkonfirmasi.

Jika melihat data sebaran tersebut, ada yang perlu disyukuri dan ada yang memprihatinkan. Hal yang perlu disyukuri adalah meningkatnya jumlah pasien yang sembuh dengan persentase 82,6%. Menurut laman covid19.go.id, jumlah pasien sembuh harian mencapai 13.038 orang per hari. Adapun hal yang memprihatinkan adalah angka warga indonesia yang terkonfirmasi covid-19 mencapai 1 juta lebih dan masih ada kasus yang meninggal dengan persentase 2,7%.

Sampai kapankah wabah corona ini akan berlangsung, dan apakah langkah-langkah yang sudah dilakukan pemerintah sudah tepat untuk mencegah penularan virus corona?. Nah artikel ini akan mencoba membahasnya sesuai dengan pengetahuan minim yang penulis ketahui.

Baca juga : Dilema Pendidikan Ditengah Wabah Covid 19

Jika kamu ingin melindungi diri kamu dari suatu penyakit, sebaiknya kamu pelajari dulu penyakitnya apa, disebabkan oleh apa, bagaimana penularan penyakitnya kemudian tindakan apa yang tepat untuk mencegahnya kemudian kamu kerjakan tindakan tersebut lalu mengevaluasi hasil tindakannya.

Definisi Penyakit Virus Corona

Penyakit virus corona merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus corona dan disingkat dengan Covid-19 (corona virus disease 2019). Nama virus corona yang menyebabkan covid-19 adalah virus SARS-CoV-2.

Sekarang sudah ada varian baru virus tersebut dengan nama B117, D614G dan P1, menurut surat edaran dari satgas penanganan covid-19 nomor 8 tahun 2021. Hal tersebut menunjukkan bahwa virus corona dapat bermutasi atau berevolusi menjadi varian baru. Apakah mutasi dan evolusi virus membuat virus lebih resistan atau tidak ? Hal itu perlu diteliti lebih lanjut.

Virus corona seperti virus pada umumnya, dapat hidup dan bereplikasi pada sel mahluk hidup, karena virus tidak mempunyai alat perkembangbiakan sendiri. Virus corona bersifat patogen dan merugikan manusia.

Infeksi Virus Corona

Menurut health.detik.com, virus corona dapat menginfeksi saluran pernafasan, mata, otak, jantung, sistem sensorik, darah, sistem pencernaan, dan ginjal. Ketika virus corona menginfeksi organ-organ tersebut dapat menimbulkan gangguan terhadap kerja organ-organ tersebut.

Bila menginfeksi saluran pernafasan, dapat menyebabkan batuk, demam, sulit bernafas atau sesak dan mungkin dapat juga menyebabkan pnemonia. Mata yang terinfeksi menyebabkan gejala mata merah atau konjungtivitis.

Otak yang terinfeksi virus corona dapat menimbulkan gejala neurologis seperti pusing, sakit kepala dan gangguan kesadaran. Pasien dengan gejala parah dapat mengalami kejang dan stroke.

Baca juga : Suka duka ngeblog

Jantung yang terinfeksi virus corona dapat mengalami miokarditis atau peradangan otot jantung. Orang yang terjangkit virus korona, mengalami kehilangan kemampuan indra penciuman dan indra perasa karen virus tersebut sudah menginfeksi sistem sensoriknya.

Virus corona dapat menyebabkan pembekuam darah sehingga dapat memicu penyumbatan pembuluh darah di paru-paru. Virus corona juga dapat menginfeksi saluran pencernaan yang dapat mengakibatkan gangguan pencernaan seperti diare, muntah dan sakit perut. Bahkan bila menginfeksi ginjal, dapat menimbulkan kerusakan ginjal atau gagal ginjal sehingga perlu dilakukan cuci darah.

Penularan Virus Corona

Virus corona dapat menyebar melalui cairan tubuh penderita seperti dahak, air liur atau bagian tubuh dan benda yang terkontaminasi virus corona. Ketika penderita bersin atau batuk, maka percikan dahak atau cairan hidung dari penderita dapat masuk ke seseorang melalui hidung, mulut dan mata. Bila terdapat virus corona, maka orang tersebut dapat terinfeksi.

Baca juga : Manfaat Ingus, Urin dan Feses - IPA MTs

Selain itu, masuknya virus corona juga dapat masuk melalui sentuhan dengan bagian tubuh yang terkontaminasi virus. Benda- benda di sekitar juga dapat menjadi vektor penularan virus corona bila benda tersebut sudah terkontaminasi. Jadi, kamu dan benda-benda di sekitarmu dapat menjadi agen penyebaran virus corona.

Pencegahan Penularan Virus Corona

Setelah kamu membaca uraian di atas, tindakan apa yang sebaiknya kamu lakukan untuk mencegah diri dan keluargamu dari penularan virus corona. Berikut ini beberapa tindakan yang dapat kamu lakukan.

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Karena virus ini tergolong baru dan belum ada obatnya, sebaiknya kamu meningkatkan daya tahan tubuhmu sendiri dan keluargamu agar sel-sel darah putih dalam tubuh dapat mengatasi virus corona maupun lainnya yang masuk ke tubuh.

Cara meningkatkan daya tahan tubuh dilakukan dengan memakan makanan yang halal, bersih dan sehat serta jumlah yang sesuai dengan aktivitasmu juga minum air putih minimal 8 gelas sehari atau 30 cc tiap berat tubuhmu. Makan juga vitamin dan buah-buahan. Gerakkan tubuhmu agar otot-otot tubuh bergerak. Berpikirlah positif terhadap sesuatu dan dekatkan dirimu kepada Allah.

2. Menjaga kebersihan diri, keluarga dan lingkungan

Jagalah kebersihan diri, keluarga dan lingkungan rumahmu. Hal tersebut dapat kamu lakukan dengan cara membersihkan tangan dengan sabun antiseptik ketika mau makan atau setelah kamu keluar dari rumah. Lebih bagus ketika kamu pulang ke rumah, kamu berwudlu dulu sebelum beraktivitas di rumah.

3. Menggunakan masker

Gunakan masker ketika bepergian untuk mencegah masuknya virus melalui mulut dan hidung. Jangan lupa cuci maskernya juga. Kurangi menyentuh hidung dan mulut dengan jari kecuali sudah dicuci dengan air mengalir dan sabun.

3. Menjaga jarak

Jagalah jarak dengan orang lain sekitar 1-2 meter dan tidak menyentuh benda-benda di tempat umum. Hal tersebut guna mencegah masuknya virus dari orang lain maupun benda-benda di tempat umum.

4. Jangan masuki daerah yang terkena wabah

Jangan masuki daerah yang terkena wabah atau episentrum wabah. Karena kamu akan berpotensi besar tertular virus corona. Jika terpaksa, maka tetaplah jaga daya tahan tubuh dan menerapkan protokol kesehatan.

5. Mencari penghasilan tambahan

Carilah penghasilan tambahan melalui online atau lainnya yang tidak mengharuskanmu banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Tentunya, agar pendapatanmu dapat bertambah dan tetap mencukupi kebutuhanmu dan keluargamu.

6. Mengikuti vaksinasi

Ikuti program vaksinasi dengan syarat tubuhmu dalam kondisi sehat agar tubuhmu memiliki daya tahan ketika virus memasuki tubuhmu. Jangan berpikir setelah kamu divaksin, kamu akan terbebas dari infeksi selamanya. Kamu tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri dan keluargamu.

Entah sampai berapa lama penyakit ini akan ada di Indonesia, mungkin wabah ini akan menjadi endemik. Mudah-mudahan wabah ini dapat berakhir sehingga kita dapat beraktivitas seperti biasanya.

Baca juga : Mengetahui kandungan vaksin covid19 Sinovac beserta kelompok yang bisa dan tidak bisa diberikan vaksin

Itulah cara pencegahan penularan virus corona menurut pandangan pribadi. Sebenarnya apa yang dilakukan pemerintah melalui 5M dan vaksinasi sudah tepat. Tinggal kesadaran dari masing-masing individu untuk menjaga diri dan keluarganya masing-masing. Mudah-mudahan, kita selalu sehat dan dijauhkan dari penyakit corona dan penyakit lainnya sehingga membuat kita menjadi hamba yang bersyukur kepada Allah SWT.

Bila artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan artikel ini ke teman, keluarga dan temanmu agar mereka dapat info yang bermanfaat dari membaca artikel ini. Baca juga artikel lajnnya di www.ipamts.com.

Bagikan artikel :

Translate

Pencarian