Memahami Fase Embrionik dan Pasca Embrionik - IPA MTs

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN JANIN

sebelum lahir, bayi mengalami fase embrionik dan pasca embrionik selama pertumbuhan dan perkembangan saat masih janin

Coba kamu perhatikan ibu, atau kakak, bibimu atau wanita yang sedang mengandung. Minggu ke minggu, bulan ke bulan terjadi perubahan prilaku dan bobot badannya serta perutnya. Awal kehamilan biasanya wanita yang mengandung akan mengalami mual-mual bahkan muntah-muntah, keinginannya harus dipenuhi (ngidam), kemudian bobot badannya akan naik. Kenapa? karena ada penambahan kadar hormon, ada pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam rahimnya.

Pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam rahim akan terjadi secara bertahap selama kurang lebih 38-40 minggu atau 9 bulan. Pada kesempatan ini, akan dibahas mengenai pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam rahim.

Tujuan dari tulisan ini adalah menjelaskan tentang proses perkembangan janin selama dalam kandungan, menjelaskan fungsi cairan ketuban bagi janin dan menjelaskan gaya dorong dan gaya gesek yang terjadi pada proses melahirkan.

Fertilisasi

Tahukah kau jika awal terbentukmu adalah melalui sperma yang membuahi sel telur. Sel telur dari ovarium akan dilepas dan ditangkap oleh fimbrae lantas akan bergerak menuju tuba fallopi. Sel sperma masuk, melewati vagina, uterus lalu menuju tuba fallopi. Itu merupakan perjalanan panjang yang panjang karena membutuhkan waktu selama 2 sampai 3 hari. Selain itu masuknya sperma ke sel telur melalui perjuangan serta persaingan yang keras antar sel sperma lainnya sehingga sperma yang terpilih akan dapat mengisi sel telur. 

Mereka bertemu di dalam saluran panjang yang disebut tuba falopii. Kemudian, sel sperma akan masuk ke dalam sel telur dan meninggalkan bagian ekornya. Proses pembuahan sel telur oleh sel sperma itulah yang disebut fertilisasi. Tahukah kau, kalau sperma dapat menuju ke sel telur karena sel telur mengeluarkan senyawa kimia (hormon) dan sperma memiliki kemampuan mendeteksi panas. Daerah sekitar sel telur memiliki suhu lebih tinggi dari daerah lainnya. 

Fertilisasi akan membuat gen keduanya menyatu, dua sel haploid bergabung menjadi diploid. Sifat dari ayah dan ibumu menyatu, ada yang dominan, resesif dan intermediet. Jika ada gen ayahmu yang bersifat dominan, maka fenotip itulah yang akan muncul pada dirimu, begitu juga jika ada sifat ibumu yang dominan maka fenotip itulah yang akan terlihat oleh dirimu. Oleh karen itulah di tubuhmu ada bagian mirip ayahmu, ibumu, bahkan gabungan keduanya.

Baca postingan lainnya :

Struktur dan pembelahan sel manusia

Sistem reproduksi manusia

Fase pertumbuhan dan Perkembangan Embrio

Setelah pertemuan sel sperma dan sel telur, maka kau dipanggil dengan zigot. Kau akan mengalami 2 fase sampai kau terbentuk menjadi janin yang sempurna. fase-fase tersebut yaitu fase embrionik dan fase pasca embrionik.

A. Fase Embrionik

Pada fase embrionik, kau akan mengalami  beberapa tahapan yaitu tahapan morula, blastula dan gastrula. jika kau ingin tahu bentukmu saat morula, blastula dan gastrula, maka lihatlah gambar ini.

proses pembelahan sel dari zigot, morula, blastula dan gastrula
Gambar 1. Tahapan Embrionik Manusia

1. Morula, Blastula dan Gastrula

Berdasarkan gambar 1,  gambar A memperlihatkan bentuk kalian saat masih zigot, kemudian membelah menjadi dua, empat, delapan dan seterusnya sampai 16-64 sel sehingga terlihat seperti kumpulan bebatuan kecil. inilah bentuk saat memasuki tahap morula.

Gambar F dan G embrio terus membelah sampai terbentuk rongga dan berisi cairan, tahapan ini disebut blastula. gambar H, terbentuk lekukan yang jelas pada embrio, tahapan ini dinamakan gastrula. Pada tahap gastrula, embrio memiliki tiga lapisan yaitu ektoderm, mesoderm dan endoderm.

lapisan lapisan ektoderm, mesoderm dan endoderm
Gambar 2. Lapisan Gastrula

2. Diferensiasi

Lapisan-lapisan tersebut akan berdiferensiasi untuk membentuk organ-organ tubuhmu. Lapisan ektoderm akan membentuk jaringan epidermis, rambut, kelenjar minyak, kelenjar keringat, email gigi, sistem saraf, dan saraf reseptor atau organ rangka, saraf dan alat indera.

Lapisan mesoderm akan membentuk jaringan tulang, jaringan ikat, otot, peredaran darah, ekskresi dan reproduksi atau organ rangka, otot, alat peredaran darah, eksresi, dan juga organ reproduksi.

Lapisan endoderm akan membentuk jaringan epitel pencernaan, pernapasan, pankreas dan hati, dan kelenjar gondok atau organ pencernaan, dan alat pernapasan.

B. Fase Pasca Embrionik

Setelah tahap-tahap embrionik selesai, kau akan menanamkan dirimu di uterus/rahim ibumu. Fase ini butuh waktu kurang lebih 7-10 hari, setelah itu dimulailah fase pasca embrionik.  Selama fase ini kau akan berada di dalam selaput amnion yang berisi cairan ketuban. Cairan ketuban memberikan manfaat yang banyak bagi dirimu. Manfaat tersebut antara lain :

  • memberi ruang gerak selama dalam rahim, karena sifat zat cair yang akan berbentuk sesuai wadahnya dan volumenya yang selalu tetap. 
  • melindungimu dari gesekan dan benturan dengan dinding rahim ketika ibumu beraktivitas, hal ini karena viskositas (kekentalan) cairannya yang dapat mengurangi gesekan dan benturan ketika kau di dalam cairan ketuban.
  • sebagai cadangan cairan dan nutrisi bagi janin, karena berisi air, karbohidrat, protein, asam amino, peptida, lipid, laktat, piruvat, elektrolit, enzim dan hormon juga glutamin yang merupakan materi genetik (DNA dan RNA). zat zat tersebut dapat diserap oleh tubuh janin melalui kulit dengan mekanisme transpor aktif dan osmosis.
  • menjadi inkubator atau pengatur suhu alami sehingga suhunya stabil dan optimal untuk perkembanganmu. Suhu cairan ini sekitar 37,5 derajat celcius lebih tinggi 0,5 sampai 1 derajat dari suhu ibumu.
  • membantu proses kelahiran, sehingga memudahkan dirimu keluar dari rahim ibumu melalui vagina.
  • sebagai pendeteksi kelainan genetik jika ada.

Kau juga memperoleh nutrisi dan oksigen melalui tali pusar yang terhubung dengan plasenta yang terletak di endometrium. Nutrisi dan oksigen tersebut sebagai bahan pembentukan energi bagi pertumbuhan dan perkembanganmu sehingga organ-organ tubuhmu menjadi lengkap dan sempurna atau disebut organogenesis.

Organogenesis yaitu pembentukan organ-organ tubuhmu sehingga kau menjadi janin yang utuh, dan ini membutuhkan waktu sekitar + 40 minggu sampai kau siap dilahirkan. Berikut tahapan-tahapan organogensis tiap 3 bulan saat pertumbuhan dan perkembanganmu ketika kau di dalam rahim.

a. 1-3 bulan (1-14 minggu)

Gambar 3. Bentuk Janin Usia Minggu

Ukuran embriomu kurang lebih 7mm atau 0,7 cm lalu bertambah seiring waktu sampai menjadi janin dengan ukuran kurang lebih 5,5 cm. Kau sudah memiliki bakal tulang belakang, adapun otak dan sumsum tulang belakang sudah mulai terbentuk.

Kau terus tumbuh dan berkembang menjadi janin dengan otot, tulang belakang, tulang rusuk, lengan dan jari sudah terbentuk. kau sudah dapat menggerakkan lengan dan kaki serta menggelengkan kepalamu.

b. 4-6 bulan (16-24 minggu)

Gambar 4. Janin Usia 4-5 Bulan

Pada usia ini, ukuranmu bertambah. Panjang tubuhmu mencapai 19 cm dengan berat 0,5 Kg. jari tangan dan kakimu sudah terbentuk bahkan kukumu juga. permukaan kulitmu ditumbuhi rambut dan kau sudah bergerak aktif di dalam rahim ibumu.

c. 7-9 bulan (28-36 minggu)

Pertumbuhan ukuranmu sangat pesat, agar kau dipersiapkan untuk mampu hidup di lingkungan luar nantinya. Sistem sirkulasi dan respirasi mengalami perubahan agar kau dapat bernafas di lingkungan luar setelah kau dilahirkan.

Kau juga dipersiapkan untuk mengembangkan kemampuanmu dalam mengatur suhu tubuhmu sendiri. Tulangmu mulai mengeras, ototmu mulai menebal. saat kau lahir ukuran tubuhmu kurang lebih 50 cm dengan berat tubuh 2-3 Kg, itu bergantung asupan nutrisi dari ibumu.

Ketika kau akan dilahirkan, kadar hormon estrogen dalam darah ibumu meningkat, sehingga menyebabkan uterus peka terhadap hormon Oksitosin yang kau hasilkan lalu hormon Oksitosin ini akan merangsang plasenta mensekresikan hormon prostaglandin. Hormon oksitosin dan prostaglandin akan meningkatkan frekuensi kontraksi otot uterus, kekuatan kontraksi dan lama kontraksi sampai kau lahir.

Awalnya kontraksi terjadi selama 30 detik atau kurang tiap 25 menit sampai 30 menit. Mendekati kelahiranmu, kontraksi dapat terjadi selama 60-90 detik tiap 2-3 menit sekali.

Kontraksi otot uterus dimulai dari otot fundus (bagian atas uterus) menuju bagian bawah atau serviks uteri sehinnga memberikan gaya dorong kepadamu untuk keluar melalui serviks. Gaya dorong akan semakin kuat saat kepalamu mendorong dinding serviks (leher rahim) karena saat dinding serviks terdorong dan melebar maka akan merangsang pembentukan hormon oksitosin sehingga kontraksi otot uterus semakin kuat dan menghasilkan daya dorong yang semakin kuat pula. Perhatikan gambar di bawah ini.

gaya dorong dan gaya gesek saat kelahiran bayi
Gambar 5. Proses Kelahiran Janin

Berdasarkan gambar tersebut, ketika kau bergerak mendesak keluar, arahmu akan berlawanan dengan arah gaya gesek yang arahnya menuju ke dalam sehingga gaya gesek di saluran serviks akan semakin membesar karena kecilnya diameter serviks. Gaya gesek dinding serviks ini menahan gerakanmu untuk keluar. Namun hormon oksitosin yang dihasilkan akan memperkecil gaya gesek tersebut. Selain adanya oksitosin, gaya gesek juga diperkecil dengan adanya cairan ketuban yang berperan sebagai pelumas atau pelicin ketika kau keluar.

Hikmah

Tahukah kau, jika proses-proses di atas itu sudah ada di dalam Al Quran yang diturunkan nabi Muhammad SAW 1400 tahun lebih yang lalu?

"Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat (segumpal darah/Alaqoh), lalu sesuatu yang melekat (segumpal darah/Alaqoh) itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik." (QS. Al Mu’minun : 12-14)

Juga dalam hadits Nabi Muhammad SAW :

Rasulullah SAW bersabda, ”Seseorang dari kamu ditempatkan penciptaannya di dalam perut ibunya dalam selama empat puluh hari, kemudian menjadi `alaqah selama itu pula (40 hari), kemudian menjadi mudhghah selama itu pula (40 hari); kemudian Allah mengutus seorang malaikat lalu diperintahkan empat kalimat (hal), dan dikatakan kepadanya: Tulislah amal, rizki dan ajalnya, serta celaka atau bahagia-(nya); kemudian ditiupkan ruh padanya.” (Hadits riwayat Imam al-Bukhari dari `Abdullah).

Sadarkah kau, jika ibumu sudah mengandungmu selama 9 bulan. Beliau membawa beban berat selama berminggu-minggu. Saat kau dilahirkan, beliau mempertaruhkan nyawanya untuk kehadiranmu di dunia, dengan harapan kau akan membawa kebahagian bagi keluarga. Setelah kau lahir, kau diberi kehangatan dan kenyamanan agar kau tumbuh sempurna. Nak, jadilah anak yang berbakti kepada ayah ibumu.

Sadarkah kau, jika tuhanmu, Allah, sudah menciptakan dan memberi bentuk yang baik dan seimbang dengan tahapan-tahapan yang rinci dan jelas. Hal itu mengajarkan kepadamu agar kau dapat bersabar dapat menjalankan prosesmu ketika kau belajar, bekerja dan berkeluarga kelak. Jadilah hamba yang bersyukur dengan mentaati-Nya sesuai yang dicontohkan nabi-Nya Muhammad SAW.

Baca juga postingan :

Penyakit sistem reproduksi manusia

Pendekatan saintifik untuk blog/web

PENUTUP

Nak...

Saya membuat tulisan ini, kelak kau akan membacanya lalu kau akan merenungi proses pencipataanmu dari awal sampai kau lahir, agar kau tahu lalu memahami kemudian menyadari tentang dirimu, ayah ibumu dan Tuhanmu, sehingga kau dapat menerima, mensyukuri dan berbuat baik kepada dirimu sendiri, ayah ibumu, saudaramu, teman-temanmu, tetanggamu, lingkunganmu, dan taat kepada Allah SWT melalui contoh yang sudah dikerjakan oleh nabi Muhammad SAW.

Dan melalui kebaikan tersebut, kau dapat menjalani kehidupanmu dengan kebahagiaan dan senyuman. Kau menjadi orang yang kokoh, berpengetahuan dan berakhlak baik, sehingga dengan bekal itu kau meraih harapan-harapan dalam kehidupanmu baik di dunia maupun di akhirat.