Memahami Atom, Ion dan Molekul - IPA MTs

 ATOM, ION DAN MOLEKUL

Mahluk terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok biotik atau mahluk hidup yang terdiri atas manusia, hewan dan tumbuhan. Berikutnya adalah abiotik yaitu mahluk tak hidup seperti air, tanah, udara dan lain-lain. Bila mahluk hidup tersusun atas sel, adapun mahluk tak hidup tersusun atas atom.

Atom merupakan partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi dan merupakan penyusun suatu benda. Atom terdiri atas inti atom dan kulit atom. Atom dapat bermuatan listrik negatif atau positif. Apabila atom berikatan dengan atom lainnya maka dia akan membentuk molekul.

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak akan lepas dari atom, ion dan molekul. Manusia 2/3 tubuhnya terdiri atas cairan seperti air. Molekul senyawa air adalah H

Pembahasan kali ini akan menjelaskan struktur atom, konfigurasi elektron, ion dan molekul. 

ATOM

Atom merupakan partikel terkecil yang menyusun suatu benda. Atom terdiri dari proton dan neutron yang terletak di dalam inti atom, serta elektron yang terletak di kulit atom. Bentuk atom mengingatkan kepada bentuk tata surya, dimana matahari sebagai inti atomnya dan planet-planet sebagai elektronnya.

A. Teori Atom

Berikut ini teori-teori atom menurut beberapa ahli yang dikutip dari buku siswa Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IX semester 1 yang dikeluarkan oleh Kemendikbud tahun 2015.

1. John Dalton

Atom sebagai bola pejal dan merupakan bagian terkecil yang tidak dapat dibagi lagi. Setiap unsur terdiri atas atom-atom yang identik satu sama lain. Atom-atom dari unsur berbeda mempunyai

2. Joseph John Thomson

Atom merupakan bola bermuatan positif dan di tempat-tempat tertentu terdapat elektron-elektron yang bermuatan negatif seperti kismis dalam roti.

3. Ernest Rutherford

Atom diibaratkan sebagai bola yang ditengah-tengahnya terdapat inti atom yang merupakan pusat muatan positif dan pusat massa, sedangkan elektron-elektron berputar mengelilingi inti atom tersebut.

4. Niels Bohr

Atom terdiri atas inti yang menjadi pusat massa atom dan pusat muatan positif. Sedangkan elektron bergerak disekeliling inti pada lintasan tertentu (orbit) yang disebut kulit-kulit atom. Selama elektron mengelilingi inti, elektron tidak memancarkan energi.

5. Ahli Modern (Mekanika Gelombang)

Atom tersusun atas partikel sub atom yaitu neutron (n), proton (p), dan elektron (e). Neutron dan proton menjadi satu membentuk inti yang padat disebut nukleus atau inti atom. Elektron bergerak di sekeliling inti atom dengan kecepatan hampir dalam kecepatan cahaya dan membentuk awan elektron.

Baca postingan lain:

Teknologi reproduksi tumbuhan dan hewan

Medan listrik

B. Struktur Atom

Walaupun partikel terkecil dari suatu benda, atom memiliki bagian-bagian atau disebut struktur atom. Perhatikan gambar struktur atom di bawah ini.

bagian-bagian atom : neutron, proton dan elektron
Struktur Atom

Atom terdiri atas dua bagian yaitu inti atom dan kulit atom.

1. Inti atom (nucleus)

Inti atom tersusun atas proton dan neutron. Proton merupakan inti atom yang memiliki muatan positif (+), dan neutron merupakan inti atom yang tidak bermuatan.

2. Kulit Atom

Kulit atom merupakan bagian luar dari atom. Kulit atom ini hanya tersusun atas electron. Electron memiliki muatan negative (-). Elektron inilah yang dapat berpindah dari satu atom ke atom lainnya sehingga menimbulkan listrik.

C. Nomor Atom dan Massa Atom

Setiap atom memiliki nomor atom dan nomor massa atom. Nomor atom merupakan jumlah proton dalam inti atom. Jumlah proton akan sama dengan jumlah electron di kulit atom. Nomor massa atom merupakan jumlah proton dan neutron dalam inti atom. Penulisan nomor atom dan massa atom dalam setiap atom seperti berikut :

AXZ

A = Nomor massa = Proton (p) + Neutron (n)

X = Atom

Z = Nomor atom = jumlah proton (p) = jumlah electron (e)

Berikut ini tabel contoh beberapa atom yang ada di bumi.

No

Lambang Atom

Nama Atom

A

Z

p

n

A-p

e

1

1H1

Hidrogen

1

1

1

0

1

2

23Na11

Natrium

23

11

11

12

11

3

12C6

Karbon

12

6

6

6

6

4

14N7

Nitrogen

14

7

7

7

7

5

16O8

Oksigen

16

8

8

8

8

6

32S16

Sulfur

32

16

16

16

16

7

31P15

Fosfor

31

15

15

16

15

8

40Ca20

Kalsium

40

20

20

20

20

9

24Mg12

Magnesium

24

12

12

12

12

10

56Fe26

Besi

56

26

26

30

26

11

39K19

Kalium

39

19

19

20

19

12

197Au79

Emas

197

79

79

118

79

13

108Ag47

Perak

108

47

47

61

47

14

64Ni28

Nikel

64

28

28

36

28

15

7Li3

Litium

7

3

3

4

3

16

64Cu29

Tembaga

64

29

29

35

29

17

65Zn30

Seng

65

30

30

35

30

18

27Al13

Alumunium

27

13

13

14

13

19

35Cl17

Clorin

35

17

17

18

17

20

19F9

Flour

19

9

9

10

9

 C. Konfigurasi Elektron

Konfigurasi electron adalah penyusunan jumlah electron di dalam tiap kulit atom. Kulit atom ditulis dengan K, L, M, N dan seterusnya. K merupakan kulit atom ke-1, L merupakan kulit atom ke-2, M adalah kulit atom ke-3 dan N adalah kulit atom ke-4. Jumlah maksimal electron dalam kulit atom ditentukan oleh rumus di bawah ini.

e=2(n²)

e adalah jumlah electron dan n adalah urutan kulit dari atom. Contoh, kulit K yang merupakan kulit pertama, maka jumlah electron maksimalnya adalah 2(1²) = 2 elektron. Kulit L merupakan kulit ke-2, maka jumlah maksimal di kulit L yaitu 2(2²) = 8 elektron.

Lambang Atom

Nama Atom

Z

Kulit Atom

Elektron Valensi

K

L

M

N

H

Hidrogen

1

1

 

 

 

1

He

Helium

2

2

 

 

 

2

Li

Litium

3

2

1

 

 

1

Be

Berilium

4

2

2

 

 

2

B

Boron

5

2

3

 

 

3

C

Karbon

6

2

4

 

 

4

N

Nitrogen

7

2

5

 

 

5

O

Oksigen

8

2

6

 

 

6

F

Fluor

9

2

7

 

 

7

Ne

Neon

10

2

8

 

 

8

Na

Natrium

11

2

8

1

 

1

Mg

Magnesium

12

2

8

2

 

2

Al

Alumunium

13

2

8

3

 

3

Si

Silikon

14

2

8

4

 

4

P

Fosfor

15

2

8

5

 

5

S

Sulfur

16

2

8

6

 

6

Cl

Clorin

17

2

8

7

 

7

Ar

Argon

18

2

8

8

 

8

K

Kalium

19

2

8

8

1

1

Ca

Kalsium

20

2

8

8

2

2

 ION

Ion merupakan atom yang bermuatan positif atau negatif. Atom yang bermuatan positif disebut kation dan atom yang bermuatan negatif dinamakan anion. Pembentukan kation dan anion berdasarkan pada jumlah elektron terluarnya yang diperoleh melalui konfigurasi elektron.

A. Kation

Kation terbentuk dari lepasnya electron terluar (electron valensi) dari sebuah atom berdasarkan konfigurasi elektronya, sehingga jumlah elektronnya lebih sedikit dari protonnya. Lepasnya electron karena electron valensinya rendah atau dibawah 4e. Ingat, atom berusaha untuk membuat kondisinya stabil. Kondisi stabil atom bila memiliki electron valensi 8e Penulisan kation yaitu

X+

Tanda X merupakan atomnya dan tanda + adalah jumlah elektron yang dilepasnya. Berikut tabel lambang ion, nama atom beserta elektron valensinya.

Lambang Ion

Nama Atom

Elektron Valensi

Keterangan

H

Hidrogen

1

Melepas satu electron

He

Helium

2

Melepas dua electron

Li

Litium

1

Melepas satu electron

Be

Berilium

2

Melepas satu electron

B

Boron

3

Melepas tiga electron

Na

Natrium

1

Melepas satu electron

Mg

Magnesium

2

Melepas dua electron

Al

Alumunium

3

Melepas tiga electron

K

Kalium

1

Melepas satu electron

Ca

Kalsium

2

Melepas dua electron

B. Anion

Atom yang bermuatan negative dinamakan dengan anion. Anion terbentuk dari atom yang menangkap elektron saat berikatan atau bereaksi dengan atom lain. Tujuan dari penangkapan elektron karena atom berusaha tetap stabil. Penulisan anion seperti di bawah ini.

X-

X merupakan lambang atom dan tanda ‘-‘ adalah tanda bahwa atom tersebut bermuatan negative. Berikut ini adalah contoh dari anion.

Lambang Atom

Nama Atom

Elektron Valensi

Keterangan

N

Nitrogen

5

Menangkap 3 elektron

O

Oksigen

6

Menangkap 2 elektron

F

Fluor

7

Menangkap 1 elektron

S

Sulfur

6

Menangkap 2 elektron

Cl

Clorin

7

Menangkap 1 elektron

P

Fosfor

5

Menangkap 3 elektron

 MOLEKUL

Molekul merupakan atom-atom yang berikatan baik dengan atom yang sama maupun dengan atom yang berbeda. Atom yang sama berikatan maka disebut dengan unsur, sedangkan atom yang berbeda berikatan maka disebut dengan senyawa. 

A. Unsur

Unsur dibagi ke dalam dua kelompok yaitu unsur diatomic dan unsur poliatomik. Unsur diatomic merupakan dua atom yang sama berikatan, seperti Oksigen (O2). 

B. Senyawa

Senyawa merupakan beberapa atom yang berbeda yang saling berikatan melalui reaksi kimia. Reaksi dapat terbentuk bila ada ion positif dan ion negative bertemu. Senyawa dikelompokkan kedalam dua kelompok yaitu senyawa sederhana dan senyawa kompleks.

Senyawa sederhana merupakan senyawa yang reaksi kimianya melibatkan satu kation dan anion contoh air (H2O)

2H + O ---> H2O

Senyawa kompleks merupakan senyawa yang terdiri dari beberapa senyawa yang berikatan seperti reaksi pembentukan garam dari senyawa asam dan basa atau reaksi fotosintesis yang terbentuk dari senyawa karbondioksida dan air. Berikut persamaan reaksi dari fotosintesis.

6CO2 + 6H2O ---> C6H12O6 + 6O2 

PENUTUP

Demikian pembahasan tentang atom, ion dan molekul, mudah-mudahan dapat memberi menambah wawasan dan pemahaman tentang atom, ion dan molekul. Jangan lupa silahkan subscribe dengan email aktif kalian lalu verifikasi di email kalian agar kalian mendapatkan pemberitahuan dari Blog IPA MTs jika ada postingan terbaru. Terima kasih atas kunjungan kalian, dan silahkan baca postingan-postingan lain di blog ini.

Rumus dan contoh soal hukum coulomb

Cari Artikel

Subscribe

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *