Materi Genetik Kromosom dan Gen - IPA MTs

Materi Genetik Kromosom dan Gen 

materi genetik terdiri dari kromosom dan gen

- Bismillahirrahmaanirrahiim -

Coba kalian perhatikan diri kalian sendiri. Ada tidak kemiripan kalian dengan orang tua atau kakek-nenek kalian. Tentunya ada kemiripan, jika tidak ada, kalian harus cek dna ke rumah sakit agar kalian bisa mengetahui kedua orang tua kalian..hehehehe..

Kenapa kalian memiliki kemiripan dengan ayah dan ibu kalian, baik bentuk rambut, muka, postur tubuh, warna kulit, cuping telinga dan lain-lainnya? Karena ada gen dari ayah dan ibu kalian yang diturunkan kepada kalian.

Lantas bagaimana gen orang tua dapat diturunkan ke anak-anaknya?. Awal terbentuknya manusia, selain nabi Adam as dan nabi Isa as, dimulai dengan peristiwa fertilisasi. Fertilisasi merupakan pembuahan atau masuknya sel sperma ke dalam sel telur. Sel sperma berisi gen atau informasi genetik dari ayah, dan sel telur mengandung gen dari ibu. Kedua sel gamet itulah yang membawa gen dan menurunkan sifat atau fenotip kepada kalian.

Gen terbentuk dari susunan nukleotida atau dikenal dengan DNA. DNA akan membentuk benang-benang kromatin kemudian membentuk kromosom. Pembahasan DNA akan terkait dengan RNA.

Nah, postingan kali ini akan membahas tentang materi genetik pada manusia yakni kromosom, gen, DNA dan RNA. Silahkan baca dengan santai sampai tuntas, mudah-mudahan kalian dapat wawasan dan pemahaman tentang materi genetik ini.

Kromosom

Komponen genetik merupakan kandungan atau isi dari genetik. Adapun genetik adalah hal-hal yang berkaitan dengan gen. Gen adalah sesuatu yang berperan dalam pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya. Gen terdapat di dalam kromosom, dan kromosom terdapat di dalam inti sel, baik sel tubuh (autosom) maupun sel gamet (genosom). Jadi tiap sel mengandung kromosom yang berisi gen,

Kromosom didefinisikan sebagai struktur pembawa gen yang mirip benang dan terdapat di dalam nukleus atau inti sel serta terdiri dari DNA dan protein histon. Struktur kromosom dapat dilihat pada saat pembelahan sel. Kromosom ada dua macam yaitu koromosom X dan Y. Kromosom X dimiliki oleh perempuan dan Y oleh laki-laki. Jumlah kromosom pada manusia adalah 46 buah atau 23 pasang. Adapun bentuk dan struktur kromosom X dapat kalian lihat pada gambar di bawah ini.

bagian-bagian penyusun kromosom
Struktur Kromosom

Keterangan Gambar :
  1. Sentomer
  2. Lengan kromosom panjang (lengan q)
  3. Lengan kromosom pendek (lengan p)
  4. Kromatid
  5. Telomers
  6. Molekul DNA

Berdasarkan gambar dapat diketahui bahwa kromosom terdiri dari enam bagian yaitu sentromer, lengan kromosom panjang, lengan kromosom pendek, kromatid, telomers dan molekul DNA. Sentromer merupakan pusat kromosom yang menghubungkan antara lengan kromosom. Letak sentromer berbeda-beda yang menggambarkan ciri khas dari kromosom tersebut serta menunjukkan lokasi gen.

Kromosom memiliki dua lengan yaitu lengan panjang yang disebut dengan lengan q dan lengan pendek yang disebut dengan lengan p. Kedua lengan tersebut berisi untaian DNA yang berisi gen atau informasi genetik. Lengan kromosom disebut kromatid. Kromatid yang berada pada posisi yang sama dinamakan sister chromatids.

Telomers adalah bagian-bagian ujung kromosom. Telomers terdiiri atas urutan DNA yang pendek dan berulang. Telomers berfungsi melindungi ujung sel dan mencgah kromosom menempel dengan kromosom lainnya. Molekul DNA merupakan kandungan dari kromosom yang terletak di sepanjang lengan kromosom.

Berdasarkan bentuknya kromosom terbagi menjadi macam yaitu Metasentrik, Submetasentrik, Akrosentrik dan Telosentrik. Bentuk kromosom tersebut menggambarkan posisi sentromernya. Letak sentromer kromosom metasentrik adalah ditengah sehingga lengan kromosom sama panjang. Pada submetasentrik, letak sentromer bergeser dari titik tengahnya. Sentromer pada akrosentrik terletak mendekati ujung kromosom. Telosentrik, sentromer terletak pada ujung kromosom.

Gen

Materi genetik lainnya adalah gen. Gen merupakan satu unit pewarisan sifat. Gen tersebut berupa informasi genetik yang akan mempengaruhi sifat atau fenotip dari individu. Jadi sifat atau karakteristik kalian seperti warna rambut, kulit, bentuk muka dan lain-lain dipengaruhi oleh gen yang berasal dari orang tua kalian. Gen terbentuk dari susunan molekul DNA (deoxyribonucleic acid). 

DNA

DNA merupakan untaian pasangan asam nukleat yang sangat panjang. Asam nukleat DNA terdiri dari sub unit nukleotida dan masing-masing nukleotida tersusun atas gugus fosfat, gula deoksiribosa dan basa nitrogen. Nukleotida tersusun dari struktur yang lebih kecil disebut nukleosida. Satu nukleosida berisi gula dan basa nitrogen (tanpa gugus fosfat). Senyawa basa nitrogen yang menyusun DNA antar lain : Adenin (A) yang berpasangan dengan Timin (T), dan Guanin (G) berpasangan dengan Cytocin (C). Basa adenin dan guanin termasuk ke dalam basa purin sedangkan basa timin dan cytocin dikelompokkan ke dalam basa pirimidin.

Untaian DNA di dalam nukleus melilit pada protein yang disebut protein histon. Lilitan DNA dengan protein histon akan membentuk benang-benang kromatin lalu memadat sehingga membentuk kromosom. Untaian DNA berbentuk seperti tangga berulir yang disebut double helix. Double helix tersusun atas pasangan basa nitrogennya. Pasangan basa nitrogen tersebut  merupakan informasi genetik dan mempengaruhi karakteristik suatu individu. Struktur DNA yang doubel helix terjadi karena antar untai DNA diikat oleh ikatan hidrogen. Ikatan antar basa protein dan gula diikat oleh ikatan glikosida sedangakan antar nukleotida diikat oleh fosfodiester. 

RNA

Selain DNA, di dalam nukleus yang merupakan materi genetik, terdapat RNA. RNA kepanjangan dari Ribonucleic acid. Fungsi umum RNA adalah untuk transkiptase dan sistesis protein yang merupakan bahan genetik. RNA memiliki 3 jenis yaitu :

  1. massanger RNA (mRNA) yang berfungsi sebagai pembawa kode-kode genetik dari DNA ke ribosom. mRNA disentesis dari DNA dalam bahan genetik yang berkaitan dengan ribosom dalam sitoplasma dan akan menentukan struktur primer suatu protein. 
  2. transfer RNA (tRNA) merupakan molekul RNA yang berfungsi sebagai penginterpretasi antara asam nukleat dan basa protein dengan cara memilih dan membawa asam amino spesifik dan mengenali kodon yang tepat pada mRNA.
  3. ribosom RNA (rRNA) yang berfungsi sebagai penyusun ribosom dan sintesis protein di dalam inti sel (nukleus)

Seperti DNA, RNA merupakan asam nukleat yang tersusun dari nukleotida. Perbedaanya terletak pada gula penyusunya yaitu gula ribosa dan salah satu basa protein penyusunnya yang terdiri dari adenin (A) yang berpasangan dengan urasil (U) dan guanin (G) berikatan dengan dengan cytocin (C). Selain itu, untaiannya tidak ganda.

Penutup

Demikian pembahasan tentang materi genetik kromosom dan gen. mudah-mudahan dapat memberikan wawasan dan pemahaman tentang kromosom dan gen.

Silahkan baca juga :

Sturktur dan Pembelahan Sel Manusia - IPA MTs

Memahami Model-Model Pembelajaran IPA